Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Kamis, 29 Agustus 2013 2 komentar

Manfaat Air Zam Zam

Mungkin menurut perspektif kita, setiap meminum air zamzam kita hanya mengharapkan barokah dari air itu. Di karenakan banyak hadits yang menerangkan tentang faidah dari air itu. Namun, di sisi lain air itu memiliki keistimewaan yang sangat baik menurut medis.

Beberapa ilmuan telah membuktikan manfaat ait zamzam secara ilmiah. Dari berbagai penelitian, ditemukan bahwa air ini tidak berbau sebagaimana air semestinya. Inilah yang menjadi indikator  air zamzam dikatakan air sehat. Di samping itu, air dari tanah suci ini juga terbukti memiliki kandungan mineral kalsium, magnesium dan fluorida yang tinggi. Air zam-zam juga dikatakan memiliki muatan ion-ion yang seimbang. Sebuah penelitian lainnya menyebutkan bahwa kualitas air zam-zam tidak berubah selama penyimpanan dalam jangka waktu lama dan ditempatkan di mana pun, ditilik dari tekstur, warna dan baunya.

Kandungan kalsium dan magnesium air zam-zam apabila dibandingkan dengan air yang biasa kita konsumsi relatif jauh lebih tinggi. Air zam-zam terbukti mempunyai kandungan fluorida yang cukup tinggi. Dan mampu menekan pertumbuhan koloni bakteri yang sengaja dikembangbiakkan pada media penumbuh bakteri.

Dan tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam  memang unik. Karena mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter.

Berdasarkan berbagai penelitian, menunjukkan bahwa betapa besarnya manfaat air zam-zam bagi kesehatan tubuh kita. Selain mengandung beberapa mineral penting bagi tubuh, zam-zam juga bersifat steril dengan adanya kandungan fluorida yang memiliki sifat antimikroba dalam jumlah yang proporsional serta tidak memberikan dampak meracuni bagi tubuh.

sumber : kompasiana.com
0 komentar

Tata Krama Bertamu dan Menerima Tamu Dalam Ajaran Islam

1.Tata Krama Bertamu

Bertamu adalah berkunjung kepada tempat sanak saudara, handai taulan, atau orang lain dengan maksud diundang, silaturahmi, atau maksud lain.
Tata Krama bertamu menurut Islam harus memenuhi hal-hal sebagai berikut :

a. Ketika ingin memasuki rumah seseorang, kita harus meminta izin kepada yang memiliki rumah, caranya dengan mengetuk pintu dan mengucap salam.

b. Ketika bertamu, kita harus menunjukan tingkah laku yang sopan, tidak boleh asal masuk dan seenaknya sendiri

c. Apabila kita sudah dipersilahkan masuk, kita boleh duduk sesudah dipersilahkan duduk dan sudah di tentukan tempatnya oleh tuan rumah.

d.  Ketika bertamu, kita diharuskan menginap jangan lebih dari 3 hari karena dengan kedatangan kita dapat menyusahkan tuan rumah.

2. Tata Krama Menerima Tamu

Rasulullah saw, telah mencontohkan untuk menghormati dan memuliakan siapa pun tamu yang berkunjung ke rumah kita, harus muliakan. Kita harus menghormati tamu dengan tidak membeda-bedakan golongan, pangkat, dan kekayaan tamu yang dating ke rumah kita.

Sabda Rasulullah saw :

   “barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya” (H.R Syaikhan)

Adapun tata krama dalam menerima tamu menurut islam adalah sebagai berikut :

a. ketika kita menerima tamu, kita harus menyambutnya dengan sambutan yang ramah, sopan dan riang.

b. Berikan jamuan yang paling utama

c. Ketika tamu hendak pulang, sebainya di anatar sampai ke pintu.

Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah saw :

   “ sesungguhnya temasuk dari sunah nabi jika kamu mengantarkan pulang tamu sampai ke pintu rumah” (H.R Baihaqi)
0 komentar

Keistimewaan Dari Kata "BISMILLAH"

Bismillah adalah satu kata nama bahasa Arab yang digunakan sebagai nama kolektif keseluruhan frasa Islam berulang “bismillahi-r rahmani-r rahim”. Frasa ini menjadikan rangkap pertama setiap “surah” (atau bab) Qur’an (kecuali untuk surah kesembilan), dan digunakan dalam sejumlah konteks oleh orang Islam.

Sebenarnya terdapat banyak kelebihan-kelebihan yang terdapat pada ungkapan bismillah ini dan mungkin ramai umat Islam mengetahuinya dan mungkin ada juga yang tidak mengetahuinya. Oleh itu, seluruh umat Islam perlulah ungkapkan ungkapan bismillah dalam apa jua yang dilakukan.

Bismillah Miliki Pelbagai Kelebihan

Ayat Bismillah mempunyai pelbagai kelebihan dan keutaman tersendiri. Disebutkan di dalam hadis yang bermaksud :

“Bahwa sesuatu perbuatan yang baik tanpa dimulai dengan Bismillah maka ia akan terputus dari rahmat Allah s.w.t.”

Dalam satu hadis lain juga dinyatakan bahawa Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:

“Tiada seorang hamba yang mengucapkan Bismillah kecuali Allah s.w.t. memerintahkan malaikat yang bertugas mencatat amal manusia untuk mencatat dalam buku amalannya 400 kebaikan.”

6 kelebihan Bismillah ialah

1. Membaca Bismillah sebanayk 21 kali sebelum tidur, dapat mengelakkan gangguan syaitan, kecurian dan bala

2. Ucapkan salam dan Bismillah setiap kalli hendak memasuki rumah, Insyaallah rumah tangga akan diberkati dan mendapat keharmonian

3. Bacakan Bismillah sebanyak 41 kali ke telinga orang yang pengsan. Insyaallah akan dapat memulihkannya

4. Jika membaca Bismillah sebanyak 19 kali ketika bertemu orang yang dalam keadaam marah, InsyaAllah dapat melembutkan hatinya

5. Lafaz Bismillah jika diucapkan sebanyak 100 kali dan dihembuskan kepada orang yang berpenyakit selama tiga hari berturut-turut, inysallah penyakitnya akan sembuh

6. Jika mahukan hajat seseorang itu dimakbulkan, dia hendaklah membaca Bismillah apabila selesai solat Asar pada hari jumaat dalam keadaan suci dari hadas dan najis. Hendaklah juga mengadap kiblat sehingggalah matahari terbenam

Sumber : http://www.jurukunci.net
Rabu, 28 Agustus 2013 0 komentar

Keutamaan Sholat Fardhu

Seperti kita telah ketahui bersama, ummat Islam terbesar di dunia setiap tanggal 27 Rajab  memperingati Isra' wal mi'raj. Inti dari peristiwa Isra' mi'raj adalah Rasulullah SAW mendapatkan perintah shalat lima waktu.

Allah SWT berfirman : Sesungguhnya shalat itu atas orang-orang mu'minin sebagai kewajiban yang berwaktu. Hai orang-orang yang beriman, janganlah dilalaikan oleh kesibukan terhadap harta dan anak-anakmu untuk mengerjakan dzikrullah (shalat), dan siapa yang berbuat begitu maka merekalah yang rugi.

Ibn  Umar r.a. berkata ;  Rasulullah s.a.w. bersabda : "Pertama yang diwajibkan atas ummatku shalat lima waktu, dan pertama yang terangkat dari amal mereka shalat lima waktu, dan pertama yang akan ditanya dari amal mereka shalat lima waktu, maka siapa yang mengurangi sedikit daripadanya,  maka Allah ta'ala berkata kepada Malaikat :"Lihatlah apakah kamu dapatkan pada hamba-Ku itu shalat sunnat untuk mencukupi kekurangan-kekurangannya dalam fardhu, dan perhatikan puasa hamba-Ku pada bulan Ramadhan, bila kamu dapatkan ia mengurangi maka lihatlah apakah hamba-Ku telah mengerjakan puasa sunnat yang dapat kamu tambahkan yang kurang-kurang dari puasa Ramadhan, kemudian lihatlah zakat hamba-Ku, maka jika ada kekurangan, maka apakah ada padanya sedekah sunnat yang dapat ditambahkan pada zakat .yang wajib itu, maka semua yang fardhu-fardhu itu diperhitungkan sedemikian, dan itu semata-mata rahmat dan karunia Allah, dan jika masih ada kelebihan dalam amal kebaikannya diletakkan dalam timbangan amalnya, dan dipersilakan masuk surga. Dan bila tidak sesuatu dari itu, maka diperintahkan kepada Malaikat Zabaniyah : Tangkaplah ia dengan tangan dan kakinya kemudian dilemparkannya kedalam neraka"  (H.R. Alhakim)

Jabir r.a. berkata : Nabi s.a.w. bersabda :

Perumpamaan shalat lima waktu itu bagaikan sungai yang lebar mengalir dimuka pintu salah satu kamu, lalu ia mandi daripadanya tiap hari lima kali. Apakah yang demikian itu masih ada ketinggalan kotorannya. (H.R. Muslim).

Abu Dzar r.a. berkata :

Nabi s.a.w. keluar dimusim dingin, sedang daun pohon banyak rontok, maka ia mengambil dua dahan, sedang daunnya rontok maka bersabda : Hai Abu D-zar. Jawabku : Labbaika ya Rasulallah. Lalu bersabda : Seorang hamba muslim jika shalat dengan ikhlas karena Allah maka rontok dosa-dosanya sebagaimana rontok daun dari dahan pohon ini. (H.R. Ahmad).

Ibn Umar r.a. berkata :

Sesungguhnya seorang hamba bila ia berdiri shalat maka diletakkan semua dosa-dosanya diatas kepala dan kedua bahunya, maka tiap-tiap ruku' atau sujud rontok (berjatuhan) dosa-dosanya itu. (H.R. Atthabarani, Albaihaqi).

Usman r.a. berkata :

Nabi s.a.w. bersabda : Tiada seorang muslim yang tiba padanya waktu shalat fardhu lalu ia menyempurnakan wudhu' dan khusyu' serta ruku', sujudnya melainkan shalat itu menjadi penebus dosanya yang telah lalu, selama ia tidak berbuat dosa besar, dan yang demikian itu sepanjang masa. (H.R. Muslim).

Anas r.a. berkata :

Tiada dua Malaikat yang mencatat amal itu, menghadap pada Allah membawa shalat seorang dua kali sembahyang, melainkan Allah berkata pada kedua Malaikat itu ; Aku persaksikan pada kamu berdua bahwa Aku telah mengampunkan pada hambaKu dosa-dosa yang terjadi diantara dua kali sembahyang itu. (HR. Albaihaqi).

Dalam kitab Azzawajir susunan Ahmad bin Hajar Alhaitami berkata : Tersebut dalam hadits : Siapa yang menjaga shalat lima waktu  maka Allah akan memulyakannnya dengan lima macam :

1.    Dihindarkan kesempitan hidup.

2.    Dihindarkan siksa kubur.

3.    Diberi kitab amalnya dengan tangan kanannya.

4.    Berjalan diatas shirat bagaikan kilat.

5.    Masuk surga tanpa hisab.

sumber : kementrian agama (www.kemenag.go.id)
Selasa, 27 Agustus 2013 0 komentar

Manfaat Menutup Aurat

beberapa kegunaan, kelebihan, fungsi, kebaikan, manfaat yang bisa didapatkan dari menutup aurat anda :

1. Menghindarkan diri dari dosa akibat mengumbar aurat
Salah satu yang menyebabkan banyak wanita masuk neraka adalah karena mereka tidak menutup aurat mereka di mata orang-orang yang bukan mahramnya. Dari begitu besarnya mudharat yang bisa didapat dari membuka aurat, maka Tuhan melarang kita membuka aurat.

2. Menghindari fitnah, tuduhan atau pandangan negatif
Orang-orang yang gemar membuka auratnya secara terang-terangan bisa saja dituduh sebagai wanita nakal, pelacur, cewek penggoda, wanita murahan, tukang rebut suami orang, perempuan eksperimen, dan lain-lain. Untuk itu hindari memakai pakaian minim yang memperlihatkan bagian tubuh yang dapat merangsang lawan jenis untuk meredam berbagai fitnah.

3. Mencegah timbulnya hawa nafsu lawan jenis maupun sesama jenis
Secara umum laki-laki normal akan terangsang melihat wanita yang memakai pakaian ketat, modis, celana pendek atau rok mini ketat, rambut disalon, wajah dimakeup seksi, dan lain sebagainya. Banyak lelaki yang ingin menzinahi perempuan yang seperti itu baik secara paksa maupun tanpa paksaan.

4. Menunjukkan diri sebagai bukan perempuan / laki-laki murahan
Menutup aurat adalah suatu identitas orang-orang yang baik. Ditambah lagi dengan perilaku yang baik dan sopan maka tidak mungkin ada orang yang mengatakan kita sebagai perempuan murahan atau pria murahan.


5. Melindungi tubuh dan kulit dari lingkungan
Dengan pakaian yang menutupi tubuh secara sempurna maka kita tidak akan merasakan kepanasan saat mentari bersinar terik, tidak merasakan kedinginan saat suhu sedang dingin. Begitu pun dengan debu dan kotoran akan terhalang mengenai kulit kita langsung sehingga kebersihan tubuh dapat tetap terjaga dengan baik.

6. Mencegah rasa cemburu pasangan hidup kita
Jika suami atau istri suka tampil seksi maka pasangannya bisa saja merasa cemburu jika ada orang yang menggoda atau bahkan hanya sekedar melihat dengan pandangan penuh nafsu syahwat. Jangan biarkan rasa cemburu muncul dalam kehidupan rumahtangga kita, karena hal itu merupakan awal dari kehancuran sebuah keluarga yang bahagia.

7. Mencegah terkena penyakit dan gangguan kesehatan
Penyakit-penyakit yang dapat muncul jika kita tampil terbuka auratnya di ruang terbuka adalah bisa seperti kanker kulit, kulit terbakar, kulit menjadi hitam, noda flek di kulit, dan lain sebagainya. Cegah penyakit dan gangguan kesehatan tersebut dengan memakai pakaian yang tertutup yang dapat melindungi tubuh dari faktor-faktor penyebab penyakit atau gangguan kesehatan tersebut.

8. Memberikan sesuatu yang spesial bagi suami atau isteri kita
Buka-bukaanlah pada saat di depan suami atau istri kita saja. Orang yang demikian biasanya akan sangat dihargai dan disayangi oleh pasangan hidupnya. Terlebih lagi bisa menjaga kesucian dirinya hingga adanya pernikahan. Di depan orang lain yang bukan mahwam, aurat selalu terjaga dengan baik.

9. Melindungi diri kita dari berbagai tindak kejahatan
Biasanya wanita yang auratnya terbuka adalah yang paling sering menjadi korban perkosaan maupun tindak kriminal lainnya seperti perampokan, penjambretan, hipnotis, dan lain sebagainya. Bandingkan dengan wanita bercadar yang tampil tidak menarik di mata penjahat karena penampilannya yang misterius membuat pelaku kejahatan enggan menjahatinya.

10. Menutupi aib rahasia yang ada pada diri kita
Jika ada cacat pada tubuh maupun kulit kita bisa kita tutupi dengan menggunakan pakaian yang tertutup sehingga tidak ada seorang pun yang tahu kecacatan yang terjadi pada diri kita. Jika diumbar di depan orang banyak ya sudah pasti orang-orang akan tahu cacat yang kita punya.
5 komentar

Mukena Atau Rukuh

Salah satu keunikan budaya Islam melayu adalah penggunaan mukena bagai seorang perempuan saat sedang sholat. Pemakaian mukena saat shalat hanya ditemukan di Indonesia dan Malaysia serta kawasan Asia Tenggara. Mukena, sebuah kata yang sampai saat ini kita tidak tahu dari mana asalnya, kalau bahasa melayunya orang sebut telekung. Muslimah dari negara lain bila sholat, mereka menggunakan baju yang rapih, panjang dan tidak berbentuk, seperti jubah atau gamis panjang, yang terlihat hanya muka dan telapak tangan saja.

Tidak seperti di Timur Tengah. Di sana kita bisa jadi tidak akan menjumpai mukena yang terdiri dari rok dan atasan. Yang ada justru barqa atau abayya.

Tentu ada alasan mengapa demikian. Dulu sebelum islam datang, busana kaumperempuan di Indonesia, tepatnya di Pulau jawa baru sekedar kain panjang jawa ( jarik_batik) tanpa dijahit dan kemben yang dililit. Lalu ketika islam masuk dan disebarkan oleh Walisanga, terjadilah benturan budaya dengan syariah. Salah satunya adalah cara berbusana bagi kaum perempuan.

Dari benturan tersebut lahirlah kompromi-kompromi. Kompromi antaranya Walisanga dengan kaum perempuan di masa itu adalah menggunakan mukena. Yaitu busana sesuai syariah dimana hanya wajah dan telapak tangan yang boleh terbuka yang dipakai ketika melaksanakan shalat. Setelahnya, mereka kembali menggunakan busana pada umumnya.
0 komentar

Kain Kiswah

Kain penutup ka’bah atau yang biasa dikenal dengan istilah kiswah ini ternyata dikerjakan sekitar 285 karyawan, dari yang bertugas menenun, memberi warna, lalu membuat kaligrafi, merajut kain dasar, kemudian memprogram kalimat-kalimat tauhid di komputer sebelum ditorehkan ke permukaan kain, hingga tugas para penyulam itu selesai. Mereka tampak khusyuk menikmati setiap jalinan benang yang ditusukkan ke dalam kain hitam yang akan dijadikan sebagai penutup ka’bah.

Secara bahasa kiswah artinya pakaian. Selanjutnya kata ini sering digunakan untuk menyebut kain yang menutupi ka`bah. sejak zaman dahulu, pendahulu telah memiliki perhatian untuk memberikan kiswah pada ka`bah. Realita ini menunjukkan betapa besar kecintaan mereka terhadap ka`bah dan perhatian mereka terhadap kesucian dan kemuliaan bangunan yang pertama kali didirikan di muka bumi ini.

Satu kain Kiswah yang telah selesai dapat mencapai tinggi hingga 14 meter dengan lebar 7,5 meter. Jadwal pemasangannya-pun selalu tepat pada 9 Zulhijjah, ketika jemaah haji berangkat ke Arafah untuk memulai rangkaian ibadah haji. Puluhan seniman yang menyulam kain kiswah dapat memakan waktu kurang lebih selama 8,5 bulan. Mereka mengerjakannya dalam 47 potong kain. Sebagian mengerjakan potongan kain yang bertulisan kalimat syahadat, sebagian lagi menyulam surat Ali Imran ayat 96, Al-Baqarah ayat 144, surat Al-Fatihah, dan surat Al-Ikhlas. Ada pula yang merajut asma-asma Allah yang dimuliakan.

Seluruh proses itu membutuhkan 999 gulung benang sutra yang jika dibentangkan panjangnya lebih dari satu kilometer per benang. Berat benang sutra tersebut mencapai sekitar 670 kilogram. Ini belum termasuk bordir yang berisi 15 kilogram benang emas. Lantaran menggunakan bahan baku yang sangat berharga seperti sutra, emas murni, maupun perak, harga produksi kiswah pun sangat mahal, sekitar Rp 50 miliar!Wow!

Dari mana sutra-sutra mahal itu didapat? Sutra diimpor dari Italia, mesin pemintalnya dari Swiss. Sutra terbaik Italia berpusat di Provinsi Firenze, sebuah daerah yang sering disebut sebagai ”ibu kota Eropa untuk komoditas sutra dan wol”. Firenze, yang berpusat di Florence, tak seperti kota Roma yang menyerap semua unsur-unsur Romawi kuno maupun modern. Firenze menolak semua pengaruh non-Renaissance. Firenze pernah menjadi ibu kota Italia di abad ke-19.

Jika kini pemerintah Saudi lebih memilih Italia sebagai ”kiblat” sutra buat kain Ka’bah, penguasa tanah Hijaz (Arab Saudi) zaman dulu ternyata memilih kain dari Yaman, Irak, atau Mesir. Ka’bah pertama kali memiliki kiswah(berpakaian) pada 2.500 tahun silam, ketika suku Jurhm dari Yaman menguasai tanah Hijaz. Raja Tuba dari Hymir, Yaman, memasang kiswah berwarna merah yang didatangkan dari negeri itu.

Pada zaman leluhur Muhammad, pemasangan kiswah menjadi tanggung jawab masyarakat Arab dari suku Quraisy. Keluarga Abdul Muthalib, kakek nabi yang mendapat amanat menjaga Ka’bah, menyelubungi Ka’bah dengan kain putih dari Yaman. Pemasangan kain itu bertujuan melindungi dinding Ka’bah dari kotoran, debu, serta panas. Kiswah juga berfungsi sebagai hiasan.

Ketika Mekah diambil oleh kaum muslimin, mereka memutuskan untuk menanggalkan kiswah. Tapi kebakaran besar di sekitar Ka’bah membuat Nabi kembali memerintahkan agar Ka’bah dibungkus dengan kain putih dari Yaman. Khalifah Abu Bakar, Umar, dan Utsman mengikuti tradisi menyarungi Ka’bah dengan memilih kain Koptik berwarna putih dari Mesir.  kain halus ini dihasilkan oleh keturunan Kristen dari masyarakat Mesir kuno. Saat itu komunitas Kristen Koptik memang dikenal sebagai perajin kain dengan cita rasa seni yang tinggi.

Berikutnya, seiring bergantinya khalifah, Ka’bah pernah bersalin baju dengan rupa-rupa warna: merah, kuning, hijau, dan hitam. Jadwal pemasangannya pun pernah di bulan Muharam dan Ramadan. Namun, sejak Khalifah al-Mamun dari Dinasti Abbasiyah berkuasa, warna kiswah ditetapkan tak berubah dari waktu ke waktu: hitam. Lalu, pada 1340, tradisi pembuatan bordir diperkenalkan oleh penguasa Mesir.

Sumber: Yahoo.com

Image: jurnalistiktv

Artikel: www.kisahislam.net
0 komentar

Agama Islam Di Korea Selatan

Tak banyak orang tau bahwa Islam juga berkembang di Negara komunis ini. Meskipun mayoritas penduduk Korea penganut atheis atau tak bertuhan, namun kini islam telah banyak dianut oleh penduduk Korea.
Dilansir dari Islamic Center di kota Seoul, sebuah artikel membeberkan fakta menarik Islam di Korea bahwa Di Korea Selatan, populasi Muslim telah terus meningkat sejak diperkenalkannya agama Islam tak lama setelah Perang Korea. Masyarakat muslim Korea berpusat di sekitar Seoul.
Mesjid besar pertama dibangun pada tahun 1976 dengan menggunakan dana dari Misi Islam Malaysia dan negara-negara Islam lainnya.
Islam diperkenalkan ke Korea oleh Brigade Turki yang datang untuk membantu Korea selama perang. Sejak itu, Islam telah terus berkembang di Korea dan diadopsi oleh sejumlah cukup signifikan dari Korea pribumi.
Pada tahun 1962, pemerintah Malaysia menawarkan hibah sebesar US $ 33.000 untuk sebuah masjid yang akan dibangun di Seoul. Namun, rencana itu tergelincir akibat inflasi.
Itu tidak sampai tahun 1970-an, ketika hubungan ekonomi Korea Selatan dengan banyak negara-negara Timur Tengah menjadi menonjol, bahwa minat dalam Islam mulai bangkit kembali.
Beberapa warga Korea yang bekerja di Arab Saudi masuk Islam, ketika mereka menyelesaikan masa mereka kerja dan kembali ke Korea, mereka didukung jumlah Muslim pribumi.
The Seoul Central Mosque akhirnya dibangun di kawasan Itaewon di Seoul pada tahun 1976.. Saat ini ada juga masjid di Busan, Anyang, Gwangju, Jeonju, Daegu dan Kaesong.
Menurut Lee Hee-Soo (Yi Hui-su), presiden Korea Islam Institute, ada sekitar 40.000 Muslim yang terdaftar di Korea Selatan, dan sekitar 10.000 diperkirakan praktisi sangat aktif.
Minggu, 04 Agustus 2013 0 komentar

Hijab

Hijab (bahasa Arab: حجاب ħijāb) adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti penghalang. Pada beberapa negara berbahasa Arab serta negara-negara Barat, kata "hijab" lebih sering merujuk kepada kerudung yang digunakan oleh wanita muslim (lihat jilbab). Namun dalam keilmuan Islam, hijab lebih tepat merujuk kepada tatacara berpakaian yang pantas sesuai dengan tuntunan agama.

kewajiban wanita muslim menggunakan hijab menurut Al Qur'an

Dalam Al Qur'an pada dua surat Al-Ahzab :59 dan An-Nur :31 disebutkan kewajiban wanita muslim menggunakan hijab:
“ Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Ahzab :59) ”

Kemudian dalam surat An-Nur ayat 31:
“ ...dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya... (An Nuur :31) ”
Kamis, 01 Agustus 2013 0 komentar

Puasa Ramadhan

Arti puasa menurut bahasa adalah menahan. Menurut syariat islam puasa adalah suatu bentuk aktifitas ibadah kepada Allah SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, hawa nafsu, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa sejak terbit matahari / fajar / subuh hingga matahari terbenam / maghrib dengan berniat terlebih dahulu sebelumnya.

Niat Puasa Ramadhan :

 Arab :
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ

Lafadz:
Nawaitu saumagadin an'adai fardi syahri ramadhana hadzihissanati lillahita'ala.

Artinya:
"Sengaja aku berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu puasa pada bulan Ramadhan bagi tahun ini karena Allah Taala"

Puasa juga mempunyai manfaat bagi kita, yaitu :

1. Puasa Ramadhan Salah Satu Pilar Islam

Puasa Ramadan merupakan salah satu pondasi dari latihan spiritual Islam atau dikenal sebagai Rukun Islam. Dengan puasa di bulan Ramadan, akan ada ikatan ibadah antara manusia dan Allah SWT. Ibadah puasa Ramadan pada masa sekarang dianggap sebagai waktu yang tepat untuk merenungkan diri di sela-sela kesibukan duniawi yang tidak akan ada habisnya.

Oleh karena itu, puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu media yang sangat penting, tidak hanya dalam hal ibadah, tetapi juga membuat manusia berlatih untuk meredam ego sekaligus menciptakan hubungan yang lebih erat dengan Sang Pencipta.

2. Kesehatan Lebih Baik

Banyak orang tidak mau puasa karena takut sakit jika tidak makan dan minum. Satu hal yang harus Anda ingat adalah banyak penelitian membuktikan bahwa puasa adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kesehatan manusia dan membuat umur lebih panjang. Pengurangan asupan makanan yang tidak sehat selama puasa adalah salah satu sebabnya.

Puasa di bulan Ramadan memungkinkan sistem pencernaan untuk beristirahat sejenak dan membersihkan diri dari racun akibat makanan yang kita konsumsi selama ini. Sehingga puasa sering dikatakan sebagai penyembuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Jika Anda memperhatikan asupan makanan saat sahur dan berbuka, puasa Ramadan akan membuat seseorang awet muda.

3. Mempererat Keluarga dan Masyarakat

Seringkali di hari biasa, satu keluarga sulit berkumpul, tetapi saat bulan Ramadan tiba, ada waktu yang banyak untuk berkumpul bersama, setidaknya saat makan sahur dan berbuka, termasuk saat menjalankan ibadah lain seperti salat Subuh, salat Maghrib, salat Isya dan salat Tarawih. Tadarus bersama juga jadi ajang mendekatkan diri dengan keluarga.

Dalam kehidupan bermasyarakat, bulan Ramadan menjadi saat di mana semua orang menunjukkan solidaritasnya. Yang biasanya sulit bertemu, makin sering bertemu saat salat Tarawih atau saat mempersiapkan acara buka bersama anak yatim piatu. Bulan Ramadan bisa dikatakan bulan untuk mempererat hubungan manusia dan manusia.

4. Semakin Bersyukur

Ada banyak orang yang selalu berdoa agar dia bertemu kembali dengan bulan Ramadan selanjutnya, maka saat kita bertemu kembali dengan bulan Ramadan, tidak ada alasan untuk tidak bersyukur. Dalam Islam, bersyukur adalah salah satu wujud terima kasih kepada Allah SWT atas semua karunia yang Anda miliki.

Rasa syukur dapat hadir dengan sendiri saat Anda sadar bahwa Anda masih bisa menikmati berbagai hidangan lezat saat sahur dan berbuka, bisa beribadah dengan tubuh yang sehat, masih bisa berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan, masih memiliki keluarga dan sahabat yang mencintai Anda dengan tulus.
 
5. Belajar Rendah Hati

Saat bulan Ramadan tiba, Anda akan menyadari betapa bergantungnya kita atas rahmat Allah SWT untuk bertahan hidup dan memiliki kerendahan hati. Apa yang kita miliki sesungguhnya hanya titipan Allah SWT, tidak bijak jika semua rejeki yang kita terima menjadi ajang untuk pamer, sombong dan tinggi hati.

Ketika Anda berpuasa, Anda akan berlatih untuk menahan diri dari kesombongan, mengingatkan Anda bahwa menjadi pribadi yang rendah hati, hormat pada orang lain, tidak hanya mementingkan diri sendiri adalah tujuan penting akhlak yang diajarkan dalam Islam.

6. Meningkatkan Kasih Sayang dan Berbagi

Meskipun Anda hidup dengan limpahan harta, semua itu adalah titipan Allah SWT yang harus dijaga dan dibagi pada mereka yang berhak menerimanya. Kasih sayang dan sifat untuk selalu berbagi dengan orang lain juga menjadi salah satu unsur penting dalam Islam.

Coba lihat orang di sekitar Anda, berapa banyak yang harus menahan lapar setiap hari dan menikmati makanan bekas yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Saat Anda menikmati makanan enak, dengan sendirinya Anda akan berpikir apakah orang lain juga dapat menikmati makanan seperti ini. Anda akan lebih sadar untuk saling berbagi materi dan kasih sayang dengan orang lain.

7. Melatih Pengendalian Diri dan Disiplin

Hitung berapa kali dalam sehari Anda berpikir buruk tentang orang lain, bahkan mengeluarkan umpatan yang diucapkan langsung ataupun hanya dalam hati. Saat bulan Ramadan tiba, Anda akan belajar untuk mengendalikan diri dari pikiran buruk dan kata-kata kasar. Anda akan belajar untuk menahan diri sendiri dari perbuatan buruk.

Selain itu, Anda akan belajar bagaimana membuat diri sendiri lebih disiplin. Saat ibadah Anda semakin disiplin, maka pekerjaan Anda yang lain atau kegiatan yang lain akan lebih disiplin dengan sendirinya. Motivasi untuk mengendalikan diri dan disiplin tersebut dapat menjadi bekal hidup selama bulan Ramadan dan bulan-bulan selanjutnya.

8. Belajar Untuk Lebih Sederhana

Islam menyukai keindahan dan kesederhanaan. Sesuatu yang berlebih-lebihan, apalagi memang disengaja untuk pamer adalah hal yang dibenci Allah SWT. Di bulan Ramadan, Anda juga akan belajar untuk mengendalikan diri dari hal-hal pamer yang bersifat duniawi, bahkan Anda bisa belajar bahwa ibadah adalah urusan antara Anda dan Sang Pencipta, bukan ajang untuk pamer.

Saat Anda sudah bisa membawa kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari di luar bulan Ramadan, hidup Anda akan jauh lebih tenang. Anda tidak lagi dengki, iri hati, atau melakukan apapun untuk memiliki barang atau sesuatu yang dimiliki orang lain. Dengan kesederhanaan, Anda bisa menghargai apa yang Anda miliki dan lebih bersyukur.
 
;